Adalah salah satu judul lagu Nirvana yang menceritakan tentang fanatisme buta. Nirvana menceritakan betapa banyak fans mereka yang sudah hafal lagu2 Nirvana, bahkan sampai meniru style, gaya hidup, dll tapi tidak mengerti maksudnya sama sekali. Kondisi ini sampai sekarang masih terjadi, bahkan semakin nyata. Terutama di kalangan abg. Banyak sekali kita lihat abg yang masih imut2, dengan memakai kaos hitam ketat lengan pendek bertuliskan My Chemical Romance, rantai nyantol di celana,celana model besar diatas tapi kecil dibawah, celana dalam kelihatan (yang belakangan saya baru tau kalau ternyata namanya boxer
) kemudian dengan bangganya mereka menyebut diri mereka emo,punk,atau bahkan rocker tanpa tahu sama sekali apa maksudnya..menyedihkan. Dan yang paling parah adalah saat ini banyak sekali ditemukan abg2 atau bahkan yang sudah beranjak dewasa memakai model rambut yang katanya emo, rambut yang panjang sebelah dan biasanya menutupi salah satu mata atau bahkan keduanya dengan rambut belakang yang lebih pendek dan rambut bagian atas terlihat njeprak tapi masih suka mendengarkan lagu2 soundtrack sinetron…hehehehe…parah memang. Padahal sebenarnya emo,punk,rock dll bukan hanya sekedar style,mode atau apapun itu tapi adalah bentuk pelampiasan,emosi,ketidakpuasan dll terhadap segala bentuk perlakuan yang mengekang kebebasan.
Remaja sekarang seperti sudah tersesat. Dan semua itu yang membawa adalah band2 dan artis2 instant yang banyak bermunculan. Mereka seperti tidak punya idealisme. Antara style dan musik bener2 ndak ketemu..hueeekk….Kalau pengen tau, ndak usah jauh2. Cukup liat di tivi2 swasta nasional kita, pasti gampang sekali menemukan band2 bangsanya Kangen Band, D’Massiv, Alexa, Salju Band, Seventeen, dll. Kita bisa perhatikan style mereka. Kalau dari dilihat dari style kita pasti setuju kalau kita bilang mereka rocker. Tapi pas kita dengar lagunya,,,waduuuhhh…..apa bener mereka yang nyanyi ??? Saya ndak bilang kalau musik mereka jelek, karena jujur saya juga suka beberapa lagu mereka. Tapi pas liat klip atau live-nya,,,langsung aja mati rasa !!!
Seorang musisi seharusnya bisa menempatkan diri mereka. Dalam hal ini adalah aliran. Kalau toh mereka memang konsen ke rock, ya jangan tanggung2. Rock kok cuman style tok. Apa ya ndak malu sama rocker2 tulen ??
.